Cerita Sedarah Ku Membagi Kenikmatan Kepada Kakak Kandung Ku

Posted on
omi88

Cerita Sedarah Ku Membagi Kenikmatan Kepada Kakak Kandung Ku – Namaku Henny, Aku adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. usiaku saat ini baru 20 tahun. Saat ini aku telah dikaruniai seorang putra berusia 2 tahun. Aku memiliki seorang kakak laki-laki dan seorang kakak perempuan.

Cerita Sedarah Ku Membagi Kenikmatan Kepada Kakak Kandung Ku

agen bola bonus deposit

agen poker online

bandar poker online

agen dominoqq
Cerita Mesum Ku Membagi Kenikmatan Kepada Kakak Kandung Ku – Kakakku yang laki-laki telah lama berumah tangga dan telah hidup berpisah dari orang tua. Meskipun aku sudah berumah tangga kurang lebih 3 tahun, namun aku dan suamiku masih tinggal dirumah peninggalan orang tua kami, karena hingga saat ini kami belum bisa membangun rumah sendiri. Maklumlah suamiku hanya seorang pegawai negri golongan II.

Selain aku dan suamiku, Kakak perempuanku juga masih tinggal di rumah peninggalan orang tua kami. Bukan karena dia belum bisa membangun rumah sendiri, tetapi karena dia belum berumah tangga. Sejujurnya aku merasa kasihan padanya, di usia nya yang telah lebih dari 30 tahun, ia belum menemukan laki-laki yang mau menjadi pendamping hidupnya.

Vina adalah nama kakak perempuanku. Ia saat ini tidak bekerja. Ia hanya tinggal di rumah dan hanya melakukan pekerjaan rumah yang biasa dilakukan seorang wanita. Aku pun sebenarnya juga tidak bekerja, tetapi aku memiliki suami yang mampu menopang kebutuhanku dan anakku.

Karena kami tinggal dengan kakak perempuanku, maka mau tidak mau, gaji suamiku juga harus dinikmati bersama dengan kakak perepuanku.

Sejujurnya aku dan suamiku berharap ada seorang laki-laki mapan yang mau menikahi Kakakku, tetapi hingga saat ini, belum ada titik terang untuk itu. Entah apa kekurangan kakak perempuanku itu di mata para lelaki sehingga tak ada yang mau mempersuntingnya menjadi istri. Mungkin karena jodohnya memang belum datang, pikirku.

Sebagai seorang wanita normal, kak Vina juga pasti membutuhkan seorang laki-laki untuk menjadi teman hidupnya, dan untuk memenuhi semua hasrat biologisnya. Aku sering mendengar suara desahan dan rintihan dari kamar kakak seperti suara seorang wanita yang sedang menikmati nikmatnya hubungan suami istri.

Dan aku yakin kak Vina sedang melakukan masturbasi di kamarnya. Aku juga sering mengintip kakak dari celah ventilasi kamar jika ku dengar suara desahan tengah malam di kamar kak Vina, dan sering ku lihat kak Vina tidur telanjang di kamarnya sambil meremas-remas payudaranya dan memainkan jarinya di selangkangan.

Saat aku sedang mendesah menikmati gesekan batang penis suamiku di dinding vaginaku, aku sering teringat kakak dan merasa kasihan padanya, sehingga secara tiba-tiba hasrat bercintaku hilang. Saat seperti itu, suami pasti bertanya kenapa, tetapi aku tidak bisa menjelaskan perasaanku padanya. Sampai pada suatu malam…..

Aku terjaga dari tidurku dan kembali mendengar suara desahan dan rintihan yang berasal dari kamar kak Vina. Dengan perlahan ku bangunkan suamiku dan memintanya untuk tidak berisik. ku tarik tangan suamiku dan melangkah perlahan ke luar kamar,

lalu ku minta suamiku naik ke atas meja yang berada di depan jendela kamar kak Vina dan ku minta ia mengintip apa yang dilakukan kak Vina di dalam kamarnya. hanya sebentar Beni mengintip melalui ventilasi kamar kak Vina lalu kemudian dengan hati-hati dia turun dari meja tersebut dan berbisik kepadaku,

“Kak Vina sedang nonton BF…”

Aku menarik suamiku menuju ruang depan dan menyalakan TV. sambil duduk di sofa, ku kembali bertanya pada suamiku.

“Apa lagi yang Mas lihat?” tanyaku.

“kak Vina tiduran telanjang…” jawab suamiku

“Apa lagi?”

“Yah, dia meremas-remas payudaranya dan memainkan jari di sini…!” jawab suamiku sambil menjatuhkan tangannya ke sela pangkal pahaku.

“Mas! sejujurnya… itulah yang menjadi pikiranku selama ini!” jawabku sambil memindahkan tangannya dari permukaan vaginaku.

Cerita Dewasa Ku Membagi Kenikmatan Kepada Kakak Kandung Ku – “Masalah apa?” tanya Mas Beni.
“hasratku dalam bercinta selalu musnah jika ku teringat kak Vina yang sampai sekarang harus menikmati seks hanya dengan tangan dan jarinya.” jawabku.

“Hmm…. jadi itu yang sering membuatmu tidak semangat, ya?” ungkap suamiku. Aku hanya mengangguk mendengar ungkapan pengertian dari suamiku.

“Andai boleh, aku ingin berbagi suami dengan kak Vina…” sebuah kalimat ringan meluncur dari mulutku.

Suamiku terkejut mendengar kata-kataku itu. Ia menoleh kepadaku dengan kerutan di keningnya. Beni turun dari sofa dan duduk di lantai menhadap kepadaku.

“Sayang! sebesar itukah rasa kasihan di hatimu untuk kak Vina?” tanya Beni.

“Lebih dari itu!” jawabku tanpa ekspresi. “Aku juga rela menyerahkan suamiku padanya…” lanjutku.

“Sayang! aku hanya mencintai kamu, hanya kamu, Ny..! Jangan berpikir yang bukan-bukan tentang hubungan kita… tentang suamimu! berbagi suami dengan kak Vina memang tidak boleh, tapi jika Henny mau, kita bisa melakukannya….!” jawab suamiku.

Kali ini, aku yang terperanjat mendengar kata-katanya. ku tatap matanya sedalam-dalamnya dan ku lihat ketulusan di hatinya untuk berbagi suami demi membahagiakanku. Beberapa saat kemudian, aku beranjak meninggalkannya dan berjalan menuju kamar kak Vina. Rencananya aku ingin mengetok pintu kamar kak Vina, tetapi ternyata pintu kamarnya tidak terkunci dan aku langsung masuk tanpa permisi.

Kak Vina yang sedang asyik menonton VCD film porno sambil bermasturbasi, sontak terkejut melihat kehadiranku di kamarnya dan memergoki kebiasaan tak lazin yang dilakukannya.

“kak Vina! ikut denganku!” kataku sambil menarik tangan kak Vina dan mengajaknya ke ruang depan. Kak Vina hanya menuruti saja, meskipun ia tidak mengerti apa alasanku menariknya ke ruang depan.

Dalam remang suasana lampu malam di ruang depan, kak Vina terperanjat, karena ternyata di ruang itu telah ada Mas Beni, suamiku. Kak Vina yang berdiri tanpa sehelai kainpun menutupi tubuhnya menjadi sangat malu dengan keadaannya.

Namun aku dan suamiku tidak memperdulikan hal itu, aku hanya meminta kak Vina untuk duduk di sofa, dan aku juga duduk di sampingnya. Dalam posisi di sampingnya, ku angkat paha kak Vina dan terlihat belahan vaginanya yang ditumbuhi rambut yang tebal.

Mas Beni juga telah mengerti maksudku, ia langsung mengambil posisi di selangkangan kak Vina dan memainkan lidahnya di belahan vagina kak Vina. aku berbisik pada kak Vina,

“Kak! jangan berpikir macam-macam..!!! nikmati saja….”

kak Vina sepertinya tidak mengerti mengapa kami melakukan ini, apakah ini sebagai hukuman atas kebiasaan tak lazimnya yang kami pergoki atau tertumpah dari hasrat tak normal untuk melakukan hubungan seks bertiga.

Cerita Sex Ku Membagi Kenikmatan Kepada Kakak Kandung Ku – Tetapi semakin lama Beni memainkan lidahnya di selangkangan kak Vina, semakin membuat membuat kak Vina melupakan segala kebingungannya atas apa yang kami lakukan. ku lihat kak Vina mulai menikmati indahnya dan nikmatnya seks yang sebenarnya.

Aku melepaskan seluruh pakaianku dan naik ke atas sofa lalu memposisikan vagianku tepat di depan mulut kak Vina. Tanpa diminta, akhirnya kak Vina menjulurkan lidahnya dan bermain di belahan vaginaku. Dalam posisiku seperti itu, Mas Beni kemudian menghentikan aksi lidahnya.

Cerita Saru Ku Membagi Kenikmatan Kepada Kakak Kandung Ku – Ia melepaskan celananya dan mengeluarkan batang penisnya yang besar lalu tanpa membuang waktu, ia tancapkan kepala penisnya ke belahan vagina kak Vina dan menekannya masuk.

Vagina kak Vina memang sering menerima rangsangan masturbasi, tetapi ternyata dia masih menjaga keperawanannya, sehingga suamiku masih merasa kesilitan ketika berusaha menenggelamkan batang penisnya di lobang vagian kak Vina.

Mas Beni harus berulang kali melakukan tarik ulur dan menekan ke lobang vagina kak Vina untuk dapat tenggelam sempurna di liang senggama kak Vina yang masih perawan itu. Basahnya lobang vagina kak Vina tidak begitu membantu proses pelepasan keperawanan kak Vina.

Melihat keadaan itu, aku tidak lagi menyuguhi mulut kakak dengan menu belahan vaginaku, tetapi aku turun dan membantu suamiku merenggut keperawanan kak Vina.

Ku tarik lutut kak Vina hingga menyentuh puting payudaranya, dan ku biarkan Mas Beni berdiri bebas menacapkan penis besarnya di selangkangan kak Vina yang terbuka lebar. Posisi mengangkang itu, akhirnya berhasil mengamblaskan kepala penis suamiku hingga menyentuh bibir rahim kak Vina. selanjutnya, mas Beni mulai memainkan aksinya menggesek dinding vagina kak Vina….

Hanya sekitar 5 menit, kak Vina telah mencapai orgasme pertamanya. Namun mas Beni tidak berhenti menggenjot lobang vagina kak Vina. ku lihat cairan lembut bening mengucur dari lobang vagina kak Vina yang masih disumbat oleh besarnya penis suamiku.

Cairan merah akhirnya juga keluar memberi warna pada cairan vagina bening yang telah begitu banyak keluar dari lobang vagian kak Vina. Selang 5 menit kemudian, kak Vina kembali merasakan orgasme ke-2.

Mas Beni yang merasa bahwa dinding vagina kak Vina sudah tidak sanggup lagi menerima gesekan akhirnya meutuskan untuk mengeluarkan batang penisnya dari lobang vagina kak Vina. sekarang Mas beni mengarahkan serangannya kepadaku.

Cerita Bokep Ku Membagi Kenikmatan Kepada Kakak Kandung Ku – Setelah beberapa menit, aku juga mendapatkan orgasme pertamaku malam itu. saat itulah mas Beni mencabut penisnya dari lobang vaginaku lalu naik ke sofa dan menyumpalkan kepala penisnya ke mulut kak Vina.

Dengan kepala penis dalam mulut kak Vina, mas Beni mengocok batang penisnya yang panjang dengan tangannya, dan ternyata itu adalah akhir permainan. Mas Beni mendesah dan menyemburkan air spermanya ke mulut kak Vina.

Sejak saat itu, kak Vina tidak lagi canggung ketika ia sedang dalam hasrat cinta yang mengelora, ia tinggal datang ke kamarku dan meminta mas Beni untuk menggauNyya.

Meskipun sebenarnya hati ini cemburu, tetapi aku senang, karena mas Beni selalu berhasil memuaskan kami berdua dalam hubungan seks

Source link

agen bola tanpa deposit inibet188