Cerita Porno Dokter Bella Yang Cantik Dan Seksi

Posted on

Cerita Porno Dokter Bella Yang Cantik Dan Seksi – Waktu itu kalau tidak salah sekitar akhir tahun yang lalu, saat aku diharuskan melakukan medical check up di sebuah klinik kesehatan di Jakarta, guna memenuhi persyaratan agar diterima bekerja di sebuah perusahaan dan kebetulan aku juga diajak teman aku untuk mengikuti program asuransi jiwa karena dia adalah agen dari salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia, jika tidak salah nama perusahaannya adalah AIA.

Cerita Porno Dokter Bella Yang Cantik Dan Seksi

Cerita Panas Dokter Bella Yang Cantik Dan Seksi – Sebenarnya aku malas melakukan medical check up ini. Pasti lagi-lagi cuma cek darah, air seni, dan kotoran saja. Kemudian diperiksa oleh dokter memakai stetoskop untuk menyakinkan bahwa aku terkena penyakit atau tidak. Itu saja menurut aku, tidak ada yang lain. Dokter yang akan memeriksa aku paling-paling juga dokter cowok, mana sudah tua lagi.

Dengan sekali-sekali menguap karena jenuh karena sudah hampir setengah jam aku menunggu dokter yang tak kunjung datang. Padahal aku sudah melalui proses medical check up yang pertama, yaitu pemeriksaan darah, air seni, dan kotoran.

Beberapa kali aku menanyakan pada orang di loket pendaftaran dan selalu memperoleh jawaban sama, yaitu agar aku sabar sebab dokternya dalam perjalanan dan mungkin sedang terjebak macet. Aku melihat arloji di tangan aku. Akhirnya aku memutuskan bahwa kalau dokternya tidak juga datang limabelas menit lagi, maka aku akan pulang saja ke rumah. Sambil menunggu aku melihat-lihat sekitar klinik ternyata disitu menyediakan obat cytotec atau obat aborsi dalam pikiranku apa aku salah masuk klinik.

Dengan menarik nafas kesal, aku memandangi sekeliling aku. Tahu-tahu mata aku tertumbuk pada seorang wanita yang baru saja masuk ke dalam klinik tersebut. Amboi, cantik juga dia. Aku taksir usianya sekitar 35 tahun. Tetapi alamak, tubuhnya seperti cewek baru duapuluhan. Kencang dan padat. Payudaranya yang membusung cukup besar itu tampak semakin menonjol di balik kaos oblong ketat yang ia kenakan.

Gumpalan pantatnya di balik celana jeans-nya yang juga ketat, teramat membangkitkan selera. Batinku, coba dokternya dia ya. Tidak apa-apa deh kalau harus diperiksa berjam-jam olehnya. Akan tetapi karena rasa bosan yang sudah menjadi-jadi, aku tidak memperhatikan wanita itu lagi. Aku kembali tenggelam dalam lamunan yang tak tentu arahnya.

Cerita Dewasa Dokter Bella Yang Cantik Dan Seksi – “Mas, silakan masuk. Itu dokternya sudah datang.” Petugas di loket pendaftaran membuyarkan lamunan aku. Saat itu aku sudah hendak memutuskan untuk pulang ke rumah, mengingat waktu sudah berlalu limabelas menit. Dengan malas-malasan aku bangkit dari bangku dan berjalan masuk ke ruang periksa dokter.

“Selamat malam”, suara lembut menyapa saat aku membuka pintu ruang periksa dan masuk ke dalam. Aku menoleh ke arah suara yang amat menyejukkan hati itu. Aku terpana, ternyata dokter yang akan memeriksa aku adalah wanita cantik yang tadi sempat aku perhatikan sejenak. Seketika itu juga aku menjadi bersemangat kembali.

“Selamat malam, Dok”, sahut aku. Ia tersenyum. Aah, luluhlah hati aku karena senyumannya ini yang semakin membuatnya cantik.

“Oke, sekarang coba kamu buka kaos kamu dan berbaring di sana”, kata sang Dokter Bellaambil menunjuk ke arah tempat tidur yang ada di sudut ruang periksa tersebut.

Aku pun menurut. Setelah menanggalkan kaos oblong, aku membaringkan diri di tempat tidur. Dokter yang ternyata bernama Dokter Bella itu menghampiri aku dengan berkalungkan stetoskop di lehernya yang jenjang dan putih.

“Kamu pernah menderita penyakit berat? Tipus? Lever atau yang lainnya?” Tanyanya. Aku menggeleng.

“Sekarang coba kamu tarik nafas lalu hembuskan, begitu berulang-ulang ya.” Dengan stetoskopnya, Dokter Bella memeriksa tubuh aku. Saat stetoskopnya yang dingin itu menyentuh dada aku, seketika itu juga suatu aliran aneh menjalar di tubuh aku. Tanpa aku sadari, aku rasakan, batang k0ntol aku mulai menegang. Aku menjadi gugup, takut kalau Dokter Bella tahu.

Tapi untuk ia tidak memperhatikan gerakan di balik celana aku. Namun setiap sentuhan stetoskopnya, apalagi setelah tangannya menekan-nekan ulu hati aku untuk memeriksa apakah bagian tersebut terasa sakit atau tidak, semakin membuat batang k0ntol aku bertambah tegak lagi, sehingga cukup menonjol di balik celana panjang aku.

Cerita Ngentot Dokter Bella Yang Cantik Dan Seksi – “Wah, kenapa kamu ini? Kok itu kamu berdiri? Terangsang aku ya?” Mati deh! Ternyata Dokter Bella mengetahui apa yang terjadi di selangkangan aku. Aduh! Muka ini rasanya mau ditaruh di mana. Malu sekali!

“Nah, coba kamu lepas celana panjang dan celana dalam kamu. Aku mau periksa kamu menderita hernia atau tidak.” Nah lho! Kok jadi begini?! Tapi aku menurut saja. Aku tanggalkan seluruh celana aku, sehingga aku telanjang bulat di depan Dokter Bella yang bak bidadari itu.

Gila! Dokter Bella tertawa melihat batang k0ntol aku yang mengeras itu. Batang k0ntol aku itu memang tidak terlalu panjang dan besar, malah termasuk berukuran kecil. Tetapi jika sudah menegang seperti saat itu, menjadi cukup menonjol.

“Uh, burung kamu biar kecil tapi bisa tegang juga”, kata Dokter Bella serasa mengelus batang k0ntol aku dengan tangannya yang halus.

Wajah aku menjadi bersemu merah dibuatnya, sementara tanpa dapat dicegah lagi, batang k0ntol aku semakin bertambah tegak tersentuh tangan Dokter Bella. Dokter Bella masih mengelus-elus dan mengusap-usap batang k0ntol aku itu dari pangkal hingga ujung, juga meremas-remas buah zakar aku.

“Mmm.. Kamu pernah bermain?” Aku menggeleng. Jangankan pernah bermain. Baru kali ini aku telanjang di depan seorang wanita! Mana cantik dan molek lagi!

“Aahh..” Aku mendesah ketika mulut Dokter Bella mulai mengulum batang k0ntol aku. Lalu dengan lidahnya yang kelihatannya sudah mahir digelitiknya ujung k0ntol aku itu, membuat aku menggerinjal-gerinjal. Seluruh batang k0ntol aku sudah hampir masuk ke dalam mulut Dokter Bella yang cantik itu. Dengan bertubi-tubi disedot-sedotnya batang k0ntol aku. Terasa geli dan nikmat sekali. Baru kali ini aku merasakan kenikmatan yang tak tertandingi seperti ini.

Dokter Bella segera melanjutkan permainannya. Ia memasukkan dan mengeluarkan batang k0ntol aku dari dalam mulutnya berulang-ulang. Gesekan-gesekan antara batang k0ntol aku dengan dinding mulutnya yang basah membangkitkan kenikmatan tersendiri bagi aku.

“Auuh.. Aaahh..” Akhirnya aku sudah tidak tahan lagi. K0ntol aku menyemprotkan cairan kental berwarna putih ke dalam mulut Dokter Bella. Bagai kehausan, Dokter Bella meneguk semua cairan kental tersebut sampai habis.

“Duh, masa baru begitu saja kamu udah keluar.” Dokter Bella meledek aku yang baru bermain oral saja sudah mencapai klimaks.

“Dok.. Aku.. baru pertama kali.. melakukan ini..” jawab aku terengah-engah.

Dokter Bella tidak menjawab. Ia melepas jas dokternya dan menyampirkannya di gantungan baju di dekat pintu. Kemudian ia menanggalkan kaos oblong yang dikenakannya, juga celana jeans-nya. Mata aku melotot memandangi payudara montoknya yang tampaknya seperti sudah tidak sabar ingin mencelat keluar dari balik BH-nya yang halus.

Mata aku serasa mau meloncat keluar sewaktu Dokter Bella mencopot BH-nya dan melepaskan celana dalamnya. Astaga! Baru sekarang aku pernah melihat payudara sebesar ini. Sungguh besar namun terpelihara dan kencang. Tidak ada tanda-tanda kendor atau lipatan-lipatan lemak di tubuhnya. Demikian pula pantatnya.

Masih menggumpal bulat yang montok dan kenyal. Benar-benar tubuh paling sempurna yang pernah aku lihat selama hidup aku. Aku rasakan batang k0ntol aku mulai bangkit kembali menyaksikan pemandangan yang teramat indah ini.

Dokter Bella kembali menghampiri aku. Ia menyodorkan payudaranya yang menggantung kenyal ke wajah aku. Tanpa mau membuang waktu, aku langsung menerima pemberiannya. Mulut saja langsung menyergap payudara nan indah ini.

Sambil menyedot-nyedot puting susunya yang amat tinggi itu, mengingatkan aku waktu aku menyusu pada ibu aku selagi kecil. Dokter Bella adalah wanita yang kedua yang pernah aku isap-isap payudaranya, tentu saja setelah ibu aku saat aku masih kecil.

“Uuuhh.. Aaah..” Dokter Bella mendesah-desah tatkala lidah aku menjilat-jilat ujung puting susunya yang begitu tinggi menantang. Aku permainkan puting susu yang memang amat menggiurkan ini dengan bebasnya. Sekali-sekali aku gigit puting susunya itu. Tidak cukup keras memang, namun cukup membuat Dokter Bella menggelinjang sambil meringis-ringis.

Cerita Bokep Dokter Bella Yang Cantik Dan Seksi – Tak lama kemudian, batang k0ntol aku sudah siap tempur kembali. Aku menarik tangan Dokter Bella agar ikut naik ke atas tempat tidur. Dokter Bella memahami apa maksud aku. Ia langsung naik ke atas tubuh aku yang masih berbaring tertelentang di tempat tidur. Perlahan-lahan dengan tubuh sedikit menunduk ia mengarahkan batang k0ntol aku ke liang kewanitaannya yang sekelilingnya ditumbuhi bulu-bulu lebat kehitaman.

Lalu dengan cukup keras, setelah batang k0ntol aku masuk satu sentimeter ke dalam liang kewanitaannya, ia menurunkan pantatnya, membuat batang k0ntol aku hampir tertelan seluruhnya di dalam liang senggamanya. Aku melenguh keras dan menggerinjal-gerinjal cukup kencang waktu ujung batang k0ntol aku menyentuh pangkal liang kewanitaan Dokter Bella.

Menyadari bahwa aku mulai terangsang, Dokter Bella menambah kualitas permainannya. Ia menggerak-gerakkan pantatnya berputar-putar ke kiri ke kanan dan naik turun ke atas ke bawah. Begitu seterusnya berulang-ulang dengan tempo yang semakin lama semakin tinggi. Membuat tubuh aku menjadi meregang merasakan nikmat yang tiada tara.

Aku merasa sudah hampir tidak tahan lagi. Batang k0ntol aku sudah nyaris menyemprotkan cairan kenikmatan lagi. Namun aku mencoba menahannya sekuat tenaga dan mencoba mengimbangi permainan Dokter Bella yang liar itu.

Akhirnya.., “Aaahh.. Ouuhh..” Aku dan Dokter Bella sama-sama menjerit keras. Kami berdua mencapai klimaks hampir bersamaan. Aku menyemprotkan air mani aku di dalam liang kewanitaan Dokter Bella yang masih berdenyut-denyut menjepit batang k0ntol aku.

Cerita Sex Dokter Bella Yang Cantik Dan Seksi – Demikianlah peristiwa yang terjadi siang itu. Dan mau tahu apa hasil medical check up yang istimewa tersebut? Aku dinyatakan sehat secara fisik dan tentu saja secara mental. Apalagi secara birahi. Tentu para pembaca semua tahu maksud aku ini. Dan akhirnya aku berhasil diterima di perusahaan besar itu yang merupakan impian aku sejak lama dan aku berhasil mendapatkan asuransi policy dari AIA sekalian membantu teman aku mendapatkan komisinya.

Sayangnya, permainan aku yang menggebu-gebu tersebut dengan Dokter Bella merupakan pengalaman aku yang pertama sekaligus yang terakhir. Ia sepertinya menghindar apabila aku sengaja datang ke tempat praktek dokternya. Dengan alasan sibuk atau sejuta alasan lainnya, Dokter Bella selalu menolak menemui aku. Aku tidak tahu mengapa ia bersikap seperti itu. Ah, biar saja!

Source link

Google Trends:

agen bola tanpa deposit inibet188